Maluku Utara – Pelaksanaan Piala Soeratin di Maluku Utara yang mulai digelar pada 15 September 2026 menjadi sorotan. Pasalnya, dari tiga kategori yang dipertandingkan, biaya pendaftaran yang dihimpun dari peserta mencapai Rp55,5 juta.
Besaran tersebut berasal dari biaya pendaftaran tim pada kategori U-13, U-15 dan U-17.
Untuk kategori U-13, setiap tim dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp2 juta. Dengan jumlah peserta sebanyak 12 tim, total biaya yang terkumpul mencapai Rp24 juta.
Kemudian kategori U-15 menetapkan biaya pendaftaran Rp2,5 juta per tim. Dengan sembilan tim peserta, totalnya mencapai Rp22,5 juta.
Sementara kategori U-17 diikuti tiga tim dengan biaya pendaftaran Rp3 juta per tim, sehingga terkumpul Rp9 juta.
Jika seluruhnya dijumlahkan, total biaya pendaftaran dari tiga kategori tersebut mencapai Rp55,5 juta.
Besaran biaya tersebut kemudian menjadi perhatian karena kondisi fasilitas pertandingan di Lapangan Sulamadaha, Kota Ternate, disebut belum sebanding dengan kebutuhan dasar sebuah kompetisi sepak bola.
Salah satu persoalan yang disorot adalah kesiapan layanan kesehatan dan ambulans. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tenaga kesehatan disebut baru tiba ketika pertandingan telah selesai.

Kondisi tersebut dipertanyakan karena pertandingan sepak bola memiliki risiko cedera, terutama bagi pemain usia muda. Kehadiran tenaga medis dan ambulans selama pertandingan semestinya menjadi bagian dari aspek keselamatan peserta.
Ketika ditanyakan mengenai alasan pihak kesehatan baru tiba di lapangan, pihak yang berada di lokasi menyampaikan bahwa mereka bukan bagian dari panitia. Setelah memberikan penjelasan tersebut, mereka kemudian bergegas masuk ke mobil ambulans dan meninggalkan lokasi.
Tak hanya persoalan medis, papan skor juga disebut tidak difungsikan selama pertandingan berlangsung.
Fasilitas suara untuk komentator maupun penyampaian informasi pertandingan kepada pemain dan penonton juga disebut tidak tersedia.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai standar penyelenggaraan kompetisi, terlebih Piala Soeratin merupakan turnamen sepak bola usia muda yang membawa nama organisasi sepak bola dan menjadi bagian dari pembinaan pemain.
Dengan biaya pendaftaran yang mencapai Rp55,5 juta dari tiga kategori, peserta dan publik tentu dapat mempertanyakan bagaimana pengelolaan biaya tersebut serta sejauh mana anggaran penyelenggaraan dialokasikan untuk kebutuhan pertandingan.
Sorotan ini bukan semata mengenai besarnya biaya pendaftaran, tetapi juga mengenai keseimbangan antara biaya yang dibebankan kepada peserta dengan fasilitas dan layanan yang diterima selama kompetisi.
Piala Soeratin Maluku Utara sendiri dilaksanakan oleh PSSI Maluku Utara dan mulai berlangsung pada 15 September 2026.
Pelaksanaan pertandingan selanjutnya diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi, khususnya terkait kesiapan tenaga medis, ambulans, papan skor, perangkat suara dan fasilitas pendukung lainnya.
Sebab, kompetisi sepak bola usia muda tidak hanya membutuhkan lapangan dan pertandingan, tetapi juga penyelenggaraan yang menjamin keselamatan, kenyamanan dan profesionalitas bagi seluruh peserta. (El Dewa)
